Akhir-akhir ini aku suka sekali mendengarkan lagu indie. Menurutku untuk menemukan ide dalam pikiranku, kupikir lagu indie merupakan salah satu genre yang tepat untuk menemukan ide. Ditambah lagi gejolak perasaanku yang sejak beberapa minggu ini sedang gundah. Banyak faktor memang yang membuatku bisa untuk mendengarkan lagu tersebut.
Pekerjaan yang memang tidak fokus membuatku keberatan untuk menyelesaikan semua. Secara konteks semua pekerjaanku sangatlah berbeda, yang satu dalam ranah hukum, yang satu digital marketing, dan yang terakhir pekerjaan yang memang menjadi hobiku yaitu menulis.
Semua itu kulakukan dengan tanpa terkonsep, terstruktur, dan terarah pastinya. Maka untuk saat ini aku masih kebingungan, sebenarnya mau kemana arahku untuk menentukan masa depanku. Tapi dari semua yang aku kerjakan, syukur alhamdulillah aku ditemukan dengan orang-orang baik yang masih memperhatikanku.
Semua pekerjaanku dibayar dengan batas kemampuanku. Ya lumayan lah bisa untuk memberikan sangu kepada adik dan mbah ku setiap bulannya. Karena memang di desaku memiliki pandangan bahwa seseorang yang sudah lulus dibangku perkuliahan dipastikan bahwa orang tersebut akan sukses dalam mencari kerja. Aku yang merasa sarjana muda anyaran, sebenarnya tidak setuju dengan pandangan tersebut. Semua orang memiliki garis hidupnya masing-masing. Tak bisa dipastikan dengan pandangan seperti itu. Dan semakin kesini diriku semakin takut sebenarnya untuk menjadi dewasa. nyanyi dulu lagunya idgitaf yuk wkwk..
Takut tambah dewasa
Takut aku kecewa
Takut tak seindah yang kukira...
Aku tetap bernafas
Meski sering tercekam
Aku tetap bernafas
Meski aku sering tak merasa bebas.
Tahun 2022 sudah didepan mata, sebentar lagi diriku akan bertambah umur menjadi 24 tahun.
Comments
Post a Comment